[24/11/2006, 10:16:40]
Ledakan pipa gas milik Pertamina di dekat pusat semburan lumpur Lapindo, Rabu malam (22/11), berimbas ke pasokan listrik di sistem interkoneksi Jawa-Bali. Semalam (23/11), sistem interkoneksi Jawa-Bali mengalami defisit 1.030 MW karena terganggunya sejumlah pembangkit, termasuk PLTGU Gresik yang kekurangan pasokan gas.
PLN pun memberlakukan pemadaman bergilir di sejumlah daerah. "Kami harap pelanggan menghemat dan mengurangi penggunaan listrik minimal 100 watt untuk memperkecil pemadaman," kata Jubir PT PLN, Muljo Adji, di Jakarta, Kamis (23/11).
Kekurangan daya tersebut dibagi menjadi wilayah Jakarta 221 MW, Banten 173 MW, Jabar 201 MW, Jateng dan DIY 162 MW, Jatim 237 MW, dan Bali 36 MW. Khusus di kawasan Jakarta dan sekitarnya, pemadaman semalam dilakukan di daerah yang memperoleh pasokan listrik dari gardu induk Balaraja, Citra Habitat, Kebun Jeruk, Serpong, Ancol, Tangerang, Pondok Kelapa, Plumpang, Duren Tiga, Cawang, Pulomas, dan Pegangsaan.
Sebagai langkah antisipasi, PLN akan mengoperasikan PLTGU Gresik dengan solar agar pasokan daya listrik tidak berkurang drastis. Namun, pengalihan dari gas ke solar itu perlu waktu, sehingga kemungkinan pasokan daya PLTGU Gresik berkurang sementara.
Defisit listrik Jawa-Bali ini diperparah dengan masih rusaknya alat pemanas PLTU Paiton Unit 8 berkapasitas 600 MW sejak 7 November lalu. Sementara, PLTU Unit 6 berdaya 600 MW terganggu, sehingga hanya memasok 450 MW. Pasokan daya PLTGU Cilegon yang baru beroperasi juga tidak maksimal. Sedangkan sejumlah PLTA tidak bekerja maksimal karena debit airnya surut di musim kemarau ini.
Pada Rabu malam, pasokan listrik di Jawa Bali mengalami defisit 250 MW akibat terganggunya sejumlah pembangkit karena mengalami kerusakan, perawatan, dan kekurangan pasokan energi primer. "Kami sudah melakukan koordinasi dengan Pertamina guna tambahan pasokan BBM yang dipakai pembangkit itu, yakni HSD (high speed diesel)," tambah Muljo.
Kadiv BBM PT Pertamina, Djaelani Sutomo, menegaskan, pihaknya siap memenuhi kebutuhan BBM sebagai pengganti dialihkannya gas ke solar. BBM itu akan dipasok dari Surabaya dan Situbondo. "Tadi (kemarin) sudah kami datangkan satu kapal BBM. Berapa pun tambahannya, kami akan siap membantu. Termasuk untuk industri di sana," katanya.
sumber:www.republika.co.id
















